Property Growth & Sales Tech

Cara Developer Mengelola Stok Unit dan Sales

Ditulis oleh Fachry Banan Waktu baca: 3 menit

Berapa kali kejadian, sales udah capek-capek meyakinkan konsumen buat DP unit Blok C-9, eh pas mau transfer ternyata unitnya udah di-booking sales lain 5 menit yang lalu?

Ini kekacauan klasik yang sering terjadi karena sistem kelola stok developer masih pakai grup WhatsApp atau papan tulis di kantor marketing.

Bahaya Sistem Manual (Excel & Kertas)

Kalau lu mengelola puluhan atau ratusan unit, delay informasi 1 jam aja bisa bikin double booking. Selain bikin repot urusan refund, ini ngancurin reputasi developer di mata konsumen. Sales juga jadi ragu-ragu pas nawarin, mereka harus selalu konfirmasi dulu: "Bentar ya Bu, saya cek ke admin dulu unitnya masih kosong apa nggak." Hilang momentum jualan.

Digitalisasi Stok Unit (Real-time Inventory)

Sistem yang bener harusnya ngasih kebebasan buat sales jualan dengan peda. Stok unit, status (Available, Booking, Sold), sampai harga terbaru yang udah di-update sesuai Price List bulan ini harus bisa diakses dari HP masing-masing sales secara real-time.

My Playbook: Gua ngebangun Digital Catalog di dalam ekosistem SalesOne. Begitu satu unit berstatus Booking oleh agen A, seketika itu juga unit tersebut berubah warna jadi kuning/merah di layar semua agen lain. Gak ada lagi cerita double booking atau nunggu admin balas chat.

Teknologi kayak gini bukan cuma soal rapi, tapi ningkatin moral tim jualan. Mereka tau sistemnya fair, cepat, dan transparan.

← Back to Portfolio